Begini Cara Riset Keyword Dasar Anti Ribet

Begini Cara Riset Keyword Dasar Anti Ribet

Sebelum menulis sebuah artikel, hal yang harus dilakukan penulis selain menentukan tema adalah riset keyword dasar. Mempelajari cara riset keyword menjadi hal penting untuk dilakukan. Karena tanpa riset keyword, Anda tidak dapat menentukan keyword mana yang akan dijadikan sasaran.

Banyak penulis belum memahami tata cara riset keyword yang baik dan benar sehingga hasil penulisan artikel kurang maksimal. Website baru harus menyusun strategi agar mendatangkan banyak visitor. Berikut ini akan kami bahas cara riset kata kunci.

Volume Pencarian Keyword

Saat melakukan riset Anda harus melihat berapa banyak pencari keyword tersebut. Volume pencarian keyword berbeda dengan menulis artikel ilmiah adalah seberapa sering sebuah kata kunci dicari dalam jangka waktu tertentu, biasanya yang ditampilkan adalah pencarian satu bulan terakhir.

Misalnya search volume kata kunci Resep Martabak Telur menunjukkan angka 1000, berarti kata kunci tersebut telah diketik sebanyak 1000 kali dalam satu bulan. Anda bebas menentukan jumlah pencarian yang di targetkan, misal 1500 pencarian dalam jangka satu bulan.

Tingkat Kesulitan Kata Kunci (Keyword Difficulty)

Keyword difficulty adalah tingkat kesulitan sebuah keyword untuk menduduki halaman pertama. Pada blog baru umumnya mengalami kesulitan untuk naik di halaman atas pencarian, karena Google belum mempercayai blog Anda. Untuk mengatasi hal ini adalah dengan cara meningkatkan trafik kunjungan.

Kesulitan kata kunci didasarkan pada sejumlah faktor berbeda termasuk otoritas domain, otoritas halaman, dan kualitas konten. Keyword tool menampilkan skala 0-100. Angka ini menggambarkan kemampuan sebuah keyword untuk menempati posisi halaman teratas, semakin besar tingkat kemunculan angka maka semakin susah menempati posisi atas.

Keyword Yang Disarankan

Saran kata kunci atau keyword suggest adalah ketika Anda mencari sebuah kata kunci, maka keyword tool akan menyarankan kata kunci lain yang masih berhubungan. Hal ini sangat membantu untuk melakukan riset keyword dasar. Contohnya ketika search obat jerawat maka akan muncul suggest obat jerawat alami, obat jerawat ampuh, dll.

Pada umumnya keyword tool akan memberi suggest berupa long tail keyword. Long tail keyword adalah keyword panjang terdiri lebih dari 3 kata. Penggunaan long tail keyword lebih disarankan karena 70% pencarian di Google menggunakan long tail keyword.

Cara Riset Kata Kunci Dengan Keyword Tool

Ada banyak tools yang bisa digunakan untuk riset keyword, pada umumnya keyword tool dapat dioperasikan dengan mudah. Keywoord tool yang disajikan oleh Google adalah layanan Google Trends. Semua orang bisa mengakses layanan ini dengan gratis. Selain itu cara penggunaannya pun sangat mudah. Google Trends menyajikan grafik kata kunci dari satu jam hingga 5 tahun ke belakang.

Selain Google Trends, ada keyword tool lainnya yaitu Google Related Search. Dengan Google Related Search Anda dapat menemukan kata kunci yang tepat. Ketika Anda mengetik di pencarian maka yang muncul bukan hanya keyword yang diketik saja. Terdapat saran long tail keyword yang berkaitan dengan dengan kata kunci yang dicari.

Keyword tool lain yang umum digunakan ialah Ubersuggest by Neil Patel. Sebuah keyword tool yang di dirikan oleh Neil Patel, seorang praktisi digital marketing ternama. Cara penggunaannya cukup dengan mengetik keyword dan target wilayahnya. Ubbersuggest dapat memberikan saran long tail keyword yang masih berkaitan dengan kata kunci yang Anda cari.

Temukan kata kunci yang paling tepat untuk blog atau website Anda. Pemilihan keyword yang tidak tepat akan mempengaruhi popularitas website. Dengan adanya keyword tool sangat mempermudah riset keyword dasar untuk menemukan keyword yang cocok dan meningkatkan trafik kunjungan web.

Others